Alarm Kebakaran di Stasiun Luar Angkasa Menyala
By: Date: 2021-12-20 Categories: Teknologi
Rate this post

Alarm kebakaran stasiun luar angkasa menyala, apa penyebabnya?

alarm-kebakaran

Para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) panik pada Kamis (9 September). Alarm kebakaran di stasiun kereta tiba-tiba berbunyi.

Para astronot mengatakan mereka melihat asap dari pembakaran plastik di daerah tempat kosmonot Rusia beroperasi. Roskosmos, badan antariksa Rusia, mengatakan insiden itu terjadi di modul Zvezda, yang sedang mengisi baterai stasiun pada saat itu.
Semua sistem dikatakan telah kembali beroperasi normal setelah insiden tersebut. Menyikapi kejadian tersebut, filter udara juga dinyalakan, sehingga mengembalikan kualitas udara.
Stasiun luar angkasa ISS saat ini dioperasikan oleh tujuh astronot. Mereka adalah Mark Vande Hey, Shane Kimbrough, dan Megan McArthur dari NASA; Oleg Novitsky dan Pyotr Dubrov dari Roscosmos; Akihiko Hoshide dari JAXA (Badan Antariksa Jepang); dan Thomas Pesquet dari ESA (European Space Agency).

Pada hari yang sama, Novitsky dan Dubrov melakukan perjalanan antariksa selama enam jam untuk melanjutkan integrasi laboratorium sains Rusia Nauka, yang merapat dengan ISS pada Juli 2021. Laboratorium tersebut pernah mengalami insiden di luar orbit karena perangkat lunak bug yang mengakibatkan salah satu mesinnya tidak sengaja menyala.

Ilustrasi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto: NASA
Alarm kebakaran bukan satu-satunya insiden yang dialami modul Zvezda. Sebelumnya, astronot melaporkan kemunculan asap di modul pada 2014, dan kru ISS juga menemukan kebocoran udara dengan membuang daun teh di tempat yang sama.

Stasiun luar angkasa ISS sendiri dimulai pada 20 November 1998 dan telah beroperasi selama lebih dari 20 tahun. Menurut catatan NASA, stasiun ini dikunjungi 244 astronot dari 19 negara per Agustus 2021.

Sumber :