Kerugian di kedua sisi
By: Date: 2020-06-11 Categories: Umum
Kerugian di kedua sisi

Kerugian di kedua sisi

Kerugian di kedua sisi

Enam orang terbunuh di pihak Belanda, dan tiga di antaranya adalah petugas polisi; Selain itu, 14 orang terluka. Begitu pasukan Belanda melumpuhkan serangan itu, situasi di kota menjadi damai kembali. Lalu lintas dan pasar yang sibuk kembali normal, dan situasi tetap tenang di malam hari dan hari-hari berikutnya.
Pada hari Selasa sore pukul 12 siang, Jenderal Meier (komandan teritorial yang juga memimpin pasukan di Jawa Tengah) memiliki Dr. Angent (Penasihat Bestuurs Teritorial), Kolonel van Langen (Komandan Pasukan di Yogya) dan Cadangan Resident (Penasihat Bestuurs untuk Yogya) mengunjungi istana untuk membahas situasi dengan Sri Sultan.
Dalam serangan ke Yogya, orang-orang Indonesia mencatat para korban sebagai berikut: 300 tentara tewas, 53 polisi tewas, dan jumlah orang yang tewas tidak dapat dihitung dengan pasti. Menurut majalah Belanda De Wappen Broeder, yang diterbitkan pada Maret 1949, 200 kematian dan luka-luka terbunuh di pihak Belanda pada Maret 1949.

Kemajuan setelah serangan umum 1 Maret

Bapak Alexander Andries Maramis dari New Delhi menggambarkan betapa bersemangatnya mereka mendengar siaran radio Burma tentang serangan besar-besaran oleh tentara nasional Indonesia terhadap Belanda. Berita itu menjadi berita utama di berbagai media cetak yang diterbitkan di India. Ini dilakukan oleh Mr. Maramis Dr. W. Hutagalung mengungkapkan ketika dia bertemu di Pulo Mas, Jakarta pada 1950-an.
Serangan umum 1 Maret memperkuat posisi negosiasi Republik Indonesia dan mempermalukan Belanda, yang mengklaim bahwa RI sudah lemah. Tak lama setelah serangan umum 1 Maret, serangan umum Surakarta adalah salah satu pejuang Indonesia yang paling sukses, yang membuktikan kepada Belanda bahwa gerilyawan tidak hanya dapat menyerang atau menyabotase, tetapi juga melakukan serangan frontal di pusat kota Solo, dengan kavaleri Pasukan, senjata berat – artileri, infanteri, dan pasukan komando yang mengesankan – dipertahankan. Serangan umum solo ini akhirnya menyegel nasib India Timur Belanda.

baca jgua :