Kelebihan dan Kekurangan Media Audio visual
By: Date: 2021-02-12 Categories: Umum
Kelebihan-dan-Kekurangan-Media-Audio-visual

Memahami media audiovisual

Media audiovisual adalah media dengan unsur suara dan gambar. Jenis media ini memiliki kemampuan yang lebih baik karena mencakup jenis media pendengaran (pendengaran) dan visual (melihat). Media audiovisual adalah alat bantu audiovisual, yaitu bahan atau alat yang digunakan dalam situasi pembelajaran untuk membantu menulis dan berbicara kata dalam penyampaian pengetahuan, sikap, dan gagasan.

 

Kelebihan-dan-Kekurangan-Media-Audio-visual

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://officialjimbreuer.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Jenis audiovisual

Jenis media audiovisual adalah sebagai berikut:

Audiovisual murni

Audiovisual murni, atau biasa disebut dengan audiovisual gerak, merupakan media yang dapat menampilkan elemen suara dan gambar bergerak, elemen suara atau elemen gambar yang berasal dari suatu sumber.

1. Film suara

Film bersuara ada beberapa jenis, misalnya ada yang digunakan untuk hiburan seperti film komersial yang ditayangkan di bioskop. Namun film bersuara yang disebutkan dalam pembahasan ini adalah film sebagai sarana pembelajaran.

2. Video

Video adalah media audiovisual yang menunjukkan gerakan dan semakin populer di masyarakat kita. Pesan yang disampaikan bisa faktual atau fiksi; itu bisa informatif, mendidik atau mendidik.

3. televisi

Selain film dan video, televisi merupakan salah satu media yang memuat pesan pembelajaran audiovisual dengan unsur gerak.

Audiovisual tidak murni

Audio Visual tidak murni adalah media yang elemen suara dan gambarnya berasal dari berbagai sumber. Media audiovisual yang tidak murni ini, juga dikenal sebagai silent plus audiovisual sound, adalah media yang menampilkan suara dan gambar diam, mis. B. foil suara (film gambar suara). Slide atau filmstrip yang ditambahkan dengan suara bukanlah alat audiovisual yang lengkap karena suara dan gambar terpisah. Oleh karena itu foil atau film strip hanya dimasukkan sebagai media audiovisual atau bisa juga sebagai media visual silent plus suara.

Sifat audiovisual

Teknologi audiovisual merupakan cara untuk memproduksi atau menyajikan materi dengan menggunakan mesin mekanis dan elektronik untuk menyampaikan pesan audiovisual. Pengajaran melalui media audiovisual jelas dicirikan dengan penggunaan perangkat keras dalam proses pembelajaran, mis. B. Mesin proyektor film, tape recorder, dan proyektor layar lebar.

Ciri-ciri utama dari teknologi media audiovisual adalah sebagai berikut:

  • Biasanya linier.
  • Biasanya menghadirkan grafik yang dinamis.
  • Digunakan dengan cara yang sebelumnya diterapkan oleh perancang atau pabrikan.
  • Merupakan representasi fisik dari ide nyata atau abstrak.
  • Dikembangkan sesuai dengan prinsip psikologis behaviorisme dan kognitif.
  • Umumnya berpusat pada guru dengan sedikit partisipasi interaktif siswa.

 

 

Fungsi audiovisual

Peran media dalam pembelajaran dalam konteks komunikasi memiliki fungsi yang sangat luas, yaitu sebagai berikut:

1. Fungsi pendidikan

Mengajar nilai-nilai pendidikan, mendidik siswa dan masyarakat tentang berpikir kritis, memberikan pengalaman yang berarti, dan mengembangkan serta memperluas wawasan berpikir siswa.

2. Fungsi sosial

Memberikan informasi otentik dalam berbagai bidang kehidupan dan konsep yang sama bagi setiap orang untuk memperluas hubungan, apresiasi, pemahaman tentang orang dan adat istiadat serta cara berurusan.

3. Fungsi ekonomi

Melalui penggunaan media pendidikan, tujuan dapat dicapai secara efisien. Dengan menyediakan material, konsumsi biaya, tenaga dan waktu dapat dijaga serendah mungkin tanpa mengganggu keefektifan pencapaian tujuan.

4. Fungsi budaya

Melakukan perubahan pada aspek kehidupan manusia yang dapat mewarisi dan melanggengkan unsur budaya dan seni yang ada di masyarakat.

Keuntungan dan kerugian media audiovisual

Media audiovisual umumnya memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:

1. Keunggulan media audiovisual

Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu verbal (hanya dalam bentuk kata, tertulis atau verbal).
Mengatasi batasan ruang, waktu dan daya indera.

2. Kurangnya media audiovisual

Media audiovisual tidak dapat digunakan dimanapun dan kapanpun karena media audiovisual cenderung tetap pada tempatnya.
Biaya pengadaan media audiovisual relatif tinggi.
Biasanya, ketika guru tidak dapat berpartisipasi aktif, siswa hanya menikmati visualisasi dan suara.

Manfaat audiovisual

Di bawah ini adalah keuntungan menggunakan media audiovisual

Mempermudah untuk menyajikan dan menerima konten dan informasi pembelajaran serta menghindari kesalahpahaman.
Hal ini mendorong rasa ingin tahu dan karena sifat audiovisual yang menarik dari gambar-gambar tersebut, yang dibuat semenarik mungkin agar anak-anak tetap tertarik dan memiliki keinginan untuk belajar lebih banyak.
Memastikan pemahaman yang diterima, karena tidak hanya gambar, grafik, diagram dan cerita yang dapat ditampilkan. Sehingga memelihara pemahaman. Pembelajaran yang terserap baik oleh penglihatan (visual) maupun pendengaran (audio) dapat mempercepat daya serap siswa dalam memahami pelajaran yang disajikan.
Tidak membosankan, intinya peserta didik tidak bosan karena keberagaman, karakteristik yang berbeda, film, film tiga atau empat dimensi, dokumenter dan lain-lain. Ini dapat menciptakan sesuatu yang siswa tidak akan bosan.

Lihat Juga: Call Center BPJS