Rumah Panjang Adat Kalimantan Barat
By: Date: 2021-02-09 Categories: Umum
Rumah-Panjang-Adat-Kalimantan-Barat

Rumah Adat Kalimantan Barat

Kalimantan Barat yang ternyata dari suku Dayak disebut Rumah Panjang. Kehidupan bahari dan bahari di Kalimantan Barat bisa kita buktikan dengan mengadopsi nama suku yang mendominasi di Kalimantan Barat yaitu Suku Dayak.

 

Rumah-Panjang-Adat-Kalimantan-Barat

Suku Dayak diartikan oleh sebagian besar orang sebagai “manusia” atau “pedalaman”. Namun, menurut masyarakat Tunjung dan Benuaq, kata Dayak berarti “Hulu Sungai”. Suku Dayak sendiri terbagi dalam beberapa jenis gumpalan, yaitu clemantan (Kalimantan), Iban, Apokayan, Murut, ot danum ngaju, dan punan lump, tergantung daerahnya.

Dari kekayaan budaya yang dimiliki seperti Rumah Adat Kalimantan yang disebut Rumah Panjang mempunyai ciri khas yang dihasilkan dari komponen-komponen yang ada serta Rumah Adat yang mengandung nilai-nilai moral suku Dayak.

Bentuk fisik bangunan rumah panjang

1. Interior gedung

Pembagian ruangan pada rumah adat di Kalimantan Barat terdiri dari beberapa bagian yang diperuntukkan untuk kegiatan sehari-hari.

2. ruang tamu

Sering disebut sebagai samik. Orang Dayak menerima tamu mereka di ruangan ini. Harus ada meja di ruangan ini untuk hiburan, meja ini berbentuk bulat. Dan itu disebut Pene oleh orang Dayak.

3. Pente atau teras

Layaknya rumah modern dengan halaman depan untuk patio, rumah tradisional Kalimantan Barat ini memiliki patio di bagian depan rumah. Ruangan ini digunakan oleh seluruh anggota suku Dayak untuk melakukan ritual keagamaan atau upacara adat.

Kamar tidur ke-4

Jumlah kamar tidur di rumah panjang tergantung pada jumlah keluarga yang tinggal di dalamnya. Jumlah kamar tidur di rumah Panjang bisa sangat banyak tergantung jumlah penghuni di rumah tersebut. Namun, aturan standar dalam rumah adat Kalimantan Barat adalah kamar orang tua berada di kaki sungai dan berbaris sampai ke ujung tempat tinggal anak bungsu.

5. Ruang keluarga

Bisa dibayangkan seberapa luas ruang keluarga orang Dayak? Yang pasti, ukuran ruang keluarga bangunan rumah induk yang bisa mencapai 180 * 30 meter itu sangat luas. Ruangan harus berbentuk persegi panjang dan berada di tengah-tengah rumah adat Kalimantan Barat.

6. Bagian belakang rumah

Pada rumah modern penataan ruangan bisa dengan leluasa dipilih oleh tuan rumah, namun hal ini tidak berlaku bagi penghuni rumah adat di Kalbar. Bagian belakang rumah harus berfungsi sebagai dapur dengan pemandangan sungai dan tempat penyimpanan gabah.

Nilai moral di Rumah Panjang

Rumah adat tua khas Kalimantan Barat ini mengandung lebih dari sekedar nilai fungsional. Bukan sekedar sebagai tempat berteduh, bernaung dan bernaung untuk diri sendiri. Selain itu, bangunan khas Dayak ini memiliki banyak niat untuk menyampaikan nilai-nilai luhur yang harus diikuti oleh kehidupan modern sebagai pedoman berperilaku di masyarakat.

Bangunan yang luas dengan banyak penduduk bahkan beberapa kepala keluarga, tentunya dengan latar belakang yang berbeda-beda dan pendapatan yang berbeda-beda, melambangkan kehidupan suku Dayak yang sangat rukun dan menjaga persatuan, rasa saling berbagi yang kuat dan toleransi yang dalam.

Menentukan bagian depan rumah sesuai arah matahari terbit dan bagian belakang rumah mengikuti arah matahari terbenam. Ajarkan pentingnya kerja keras sepanjang hari hingga penghujung hari. Bukan hanya iseng dan malas. Ini menunjukkan betapa kerasnya pekerja Dayak.

Sistem perumahan dimana sebuah rumah dapat dihuni oleh beberapa kepala keluarga memberikan contoh bahwa orang Dayak tidak pernah membedakan status sosial. Mereka menganggap semua anggota suku Dayak sama. Tidak berbeda usia, orang tua, kekayaan, penampilan cantik dan cantik, bahkan kedudukan yang diraih.

Baca Juga: